Jakarta 3/6 1975
Pram jtc.
Pa, surat kau tg. 21/3 '75 sudah aku terima/ Kau sehat2 bukan? Aku dan anak2 sehat2 sadja. Kalau kau terima badju kemedja kuning dan donker, itu Titi punja katanja untuk Papah, biar dipakai. Tjelana memang bekas, aku dapat dari Hans dan Nuh, itu banjak, tapi ketjil2 semuanja, apa muat untuk kau? Djadi aku tidak kirim2 semua, ada djas djuga, tapi untuk kau barangkali keketjilan. Djadi switer sadja. Aku tidak pernah tahu kapan kau minta smeer rambut, Pa, nanti akan kukirim. Aku girang sekali kalau kau menulis lagi. Dari mana kau dapat mesin tik? Dan kertas? Aku belum sempat mengirim gambar anak2 tiap bulan. Lain kali aku kirim. Hans, dia baru sadja sembuh. Dia punja sakit djantung sekarang [....]
Djangan lupa kirim surat sama Tati. Judi sudah tanja2. Dia pesan buat Papah kirim anak andjing untuk Judi; buat nulis, ngantuk katanja. [tidak terbaca]. Sekarang peluk tjium dari aku dan anak2 untuk Papah jtc.
Nj. MT. Jl. Pramuka Bakti IV/26, Utan Kaju, Jakarta.